Daftar 10 Tokoh dengan Elektabilitas Capres Tertinggi Versi SMRC

Yoda Yuuki

No comments
Hasil survei SMRC mengenai pilihan calon presiden dalam simulasi semi terbuka. Dedi Mulyadi berada di posisi teratas dengan elektabilitas 35 persen. Foto: SMRC.

Tintanarasi.com, Politik – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menempati posisi teratas dalam simulasi elektabilitas calon presiden terbaru yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting.

Dalam simulasi semi terbuka berisi 20 nama, Dedi memperoleh dukungan sebesar 35 persen.

Perolehan tersebut unggul jauh atas Presiden Prabowo Subianto yang berada di posisi kedua dengan 14,5 persen.

Hasil survei bertajuk Elektabilitas Calon-calon Presiden itu dipresentasikan Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani melalui kanal SMRC TV pada Rabu (29/07/2026).

“Dedi Mulyadi mendapatkan dukungan sebesar 35 persen dan berjarak cukup jauh dengan Prabowo Subianto,” ujar Deni seperti dikutip dari laman resmi SMRC.

Anies Baswedan menyusul di posisi ketiga dengan elektabilitas 8,2 persen.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berada di urutan keempat dengan 7,7 persen.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menempati peringkat kelima dengan dukungan 4,9 persen, disusul Ganjar Pranowo sebesar 4,2 persen dan Mahfud MD sebesar 4 persen.

Berikut 10 tokoh dengan elektabilitas tertinggi dalam simulasi semi terbuka SMRC:

  1. Dedi Mulyadi: 35 persen
  2. Prabowo Subianto: 14,5 persen
  3. Anies Baswedan: 8,2 persen
  4. Gibran Rakabuming Raka: 7,7 persen
  5. Agus Harimurti Yudhoyono: 4,9 persen
  6. Ganjar Pranowo: 4,2 persen
  7. Mahfud MD: 4 persen
  8. Puan Maharani: 1,3 persen
  9. Sherly Tjoanda Laos: 1,2 persen
  10. Purbaya Yudhi Sadewa: 1,1 persen

Surya Paloh berada di posisi berikutnya dengan 1 persen.

Sementara tokoh lainnya masing-masing meraih dukungan di bawah 1 persen.

Sebanyak 12,8 persen responden belum menentukan pilihan atau tidak memberikan jawaban dalam simulasi tersebut.

SMRC mencatat elektabilitas Prabowo dalam simulasi semi terbuka turun dari 34,9 persen pada November 2025 menjadi 14,5 persen pada Juli 2026.

Pada periode yang sama, dukungan terhadap Dedi Mulyadi meningkat dari 19,7 persen menjadi 35 persen.

Perolehan Anies naik dari 6,1 persen menjadi 8,2 persen, sedangkan Gibran meningkat dari 5,1 persen menjadi 7,7 persen.

SMRC juga melakukan simulasi dua nama yang mempertemukan Dedi dengan Prabowo.

Dalam simulasi tersebut, Dedi memperoleh dukungan 59 persen, sementara Prabowo meraih 28,3 persen.

Sebanyak 12,7 persen responden belum menentukan pilihan.

Meski demikian, hasil survei merupakan gambaran preferensi responden ketika pengumpulan data dilakukan.

Angka tersebut bukan hasil pemilihan umum maupun penetapan resmi calon presiden.

Survei dilaksanakan pada 5–19 Juli 2026 dengan melibatkan 749 warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih.

Sebanyak 605 responden yang memiliki telepon diwawancarai melalui sambungan telepon.

Sementara 144 responden yang tidak memiliki telepon diwawancarai secara langsung.

Pemilihan sampel dilakukan secara acak.

Survei memiliki margin kesalahan sekitar plus atau minus 3,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Share:

Related Post

Leave a Comment