Tintanarasi.com, Internasional – Antusiasme luar biasa menyelimuti penayangan perdana film Indonesia berjudul Ghost in the Cell yang diselenggarakan oleh pihak distributor World Pictures.
Acara penayangan perdana (premiere) tersebut berlangsung meriah di bioskop KARO Oktyabr, yang berlokasi di pusat kota Moskow, Rusia, pada Senin (06/07/2026).
Tidak hanya terpusat di Moskow, pemutaran perdana ini juga digelar secara serentak pada hari yang sama di bioskop KARO Varshavsky Ekspress, Kota Saint Petersburg.
Kegiatan istimewa ini turut dihadiri oleh jajaran diaspora Indonesia di Moskow serta masyarakat Rusia yang merupakan pencinta film dan peminat budaya Nusantara.
Selain pemutaran film, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan sesi bedah film yang dipandu langsung oleh pengamat perfilman Rusia, Evgeni Tsurkan.
Diskusi tersebut berjalan sangat interaktif dengan antusiasme audiens yang cukup tinggi.
Para hadirin secara aktif membagikan berbagai teori dan interpretasi mereka mengenai alur cerita serta makna tersembunyi di balik film Ghost in the Cell.
Tingginya partisipasi ini mencerminkan besarnya ketertarikan masyarakat Rusia terhadap karya-karya perfilman Indonesia.
Wakil Kepala Perwakilan RI di Moskow, Hartyo Harkomoyo, dalam keterangannya di situs Kementerian Luar Negeri menyampaikan apresiasi atas suksesnya acara tersebut.
“Penayangan Ghost in the Cell merupakan bagian dari upaya promosi ekonomi kreatif Indonesia sekaligus memperkuat soft power diplomacy Indonesia melalui karya-karya perfilman nasional. Kami berharap semakin banyak masyarakat Rusia yang dapat mengenal Indonesia melalui film-film berkualitas hasil karya sineas Indonesia,” ujar Hartyo.
Respons positif juga datang dari para tamu undangan.
Salah satu perwakilan dari Pusat Sastra Timur, Russian State Library, Daniil Ognev, tidak menyembunyikan kekagumannya setelah menonton film tersebut.
“Saya sangat menyukai film ini karena memadukan berbagai genre dalam satu cerita. Saya juga senang karena film ini penuh dengan satire dan humor. Selain itu, sinematografi dan penyuntingannya sangat luar biasa,” puji Daniil.
Sebagai informasi, film Ghost in the Cell dijadwalkan mulai tayang secara serentak di seluruh jaringan bioskop di Rusia pada Kamis (30/07/2026) mendatang.
Untuk memudahkan penonton lokal, film ini disajikan dengan versi sulih suara (dubbing) dalam bahasa Rusia.
Penayangan komersial ini dinilai menjadi langkah krusial dalam memperluas jangkauan film Indonesia di pasar Rusia, sekaligus memperkenalkan kualitas industri perfilman Tanah Air kepada khalayak global.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap promosi film Indonesia, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskow turut menyelenggarakan kegiatan bagi-bagi tiket gratis (giveaway) melalui platform media sosial resmi mereka.
KBRI juga secara aktif mengundang sejumlah mitra dari Rusia untuk menghadiri penayangan perdana serta menyebarkan informasi penayangan film ini kepada komunitas peminat budaya Indonesia.
Dukungan penuh dari KBRI Moskow ini merupakan bagian integral dari upaya diplomasi budaya Indonesia melalui promosi industri kreatif nasional.
Kehadiran karya sineas Tanah Air di bioskop-bioskop Rusia diharapkan mampu meningkatkan apresiasi masyarakat setempat sekaligus mempererat hubungan kerja sama kebudayaan antara kedua negara.






Leave a Comment