Berani Tolak Tekanan Negara Adidaya, PM Sanchez Sebut Spanyol Punya Kekuatan Moral

ochaapp

No comments
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez

Tintanarasi.com, Internasional – Pemerintah Spanyol menunjukkan keteguhan prinsip kedaulatannya di tengah tekanan eskalasi konflik global. Keputusan Madrid untuk menolak memberikan izin pangkalan militernya sebagai landasan serangan Amerika Serikat ke Iran membuktikan bahwa negara tersebut tidak ingin disetir oleh pihak luar.

Pernyataan tegas terkait kedaulatan ini ditegaskan kembali oleh jajaran kabinet pada Kamis (05/03/2026).

Wakil Perdana Menteri Spanyol, Maria Jesus Montero, memberikan penegasan bahwa negaranya memiliki otonomi penuh atas setiap keputusan strategis.

Ia menolak keras segala bentuk intimidasi ekonomi maupun politik yang ditujukan kepada Madrid demi memuluskan agenda militer asing.

“Kami tentu saja tidak akan menjadi bawahan siapa pun. Kami tidak akan menoleransi ancaman apa pun dan kami akan mempertahankan prinsip-prinsip kami,” ujarnya merespons ancaman sanksi dari pihak luar.

Senada dengan hal itu, Perdana Menteri Pedro Sanchez juga menyatakan bahwa Spanyol tidak akan terseret dalam konflik yang mengancam perdamaian global hanya karena takut akan sanksi balasan dari negara yang lebih kuat.

“Kami tidak akan terlibat dalam sesuatu yang buruk bagi dunia atau bertentangan dengan nilai-nilai dan kepentingan kami, hanya untuk menghindari pembalasan dari seseorang,” katanya dengan lugas.

Sikap berani Spanyol ini tentu bukan tanpa risiko, mengingat adanya ancaman nyata berupa pemutusan kerja sama dagang.

Namun, Sanchez merasa langkah penolakan tunduk ini justru memperkuat identitas dan martabat bangsanya di mata dunia.

“Kami memiliki keyakinan mutlak pada kekuatan ekonomi, kelembagaan, dan juga, saya katakan, kekuatan moral negara kami dan karena pada saat-saat seperti ini, kami merasa lebih bangga dari sebelumnya menjadi orang Spanyol,” kata Sanchez menyimpulkan pandangannya.

Pendirian independen dan berbasis etika dari Spanyol ini bahkan mendapat apresiasi dari negara yang tengah berkonflik, yakni Iran.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menilai langkah Madrid tersebut sebagai bukti nyata bahwa nurani kemanusiaan dan penolakan terhadap arogansi kekuasaan masih hidup di negara-negara Barat.

“Saya memuji para pejabat Spanyol atas pendirian mereka,” imbuh Pezeshkian terkait keberanian Spanyol mempertahankan kedaulatannya, seperti dikutip dari CNN.

Share:

Related Post

Leave a Comment