Tintanarasi.com, Hukrim – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah di wilayah Jawa Timur.
Kali ini, penyidik berhasil meringkus Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, dalam sebuah operasi senyap yang berlangsung pada Jumat (10/04/2026) malam.
Penangkapan tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh pimpinan lembaga antirasuah.
“Benar (OTT Bupati Tulungagung),” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi soal penangkapan tersebut.
Meski demikian, belum ada penjelasan rinci mengenai konstruksi perkara dugaan korupsi yang menjerat kepala daerah tersebut, mengingat penyidik masih memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.
Selain menangkap sejumlah pihak, tim penyidik juga menemukan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian.
“Selain mengamankan para pihak, dalam kegiatan ini Tim juga mengamankan barang bukti diantaranya dalam bentuk uang tunai,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan pada Sabtu (11/04/2026), seperti dikutip dari CNN Indonesia.
Dari total 18 orang yang terjaring dalam operasi ini, sebagian besar langsung diterbangkan ke ibu kota untuk pendalaman kasus. Pemindahan para terperiksa dari Jawa Timur menuju Jakarta dilakukan secara bergelombang sejak pagi hari.
“Tiga belas orang diantaranya dibawa ke Jakarta hari ini secara bertahap. Tahap pertama, Bupati, sudah tiba pagi ini. Kemudian siang ini, tahap kedua tim membawa sebelas orang, dan tahap ketiga membawa satu orang,” ujar Budi merinci proses pemindahan.
Mengenai rincian identitas 13 orang yang dibawa ke Jakarta, Budi menjelaskan bahwa rombongan tersebut terdiri dari pihak eksekutif dan pihak luar.
“Ketiga belas orang yang dibawa ke Jakarta tersebut, yaitu Bupati, sebelas orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, dan satu orang merupakan pihak lainnya,” imbuh Budi.
Setibanya di ibu kota, sang bupati menjadi pihak pertama yang langsung dihadapkan pada tim penyidik.
“Bupati tiba di Gedung KPK Merah Putih sekitar pukul 06.50 WIB dan langsung dilakukan pemeriksaan intensif,” tuturnya.
Sementara itu, lima orang lain yang turut ditangkap masih berstatus terperiksa di wilayah penangkapan.
“Sedangkan untuk pihak-pihak lainnya, saat ini masih dilakukan pemeriksaan di Mapolresta Tulungagung. Kami akan update terus perkembangannya secara berkala,” jelas Budi Prasetyo.
Penangkapan Gatut Sunu Wibowo cukup mengejutkan, mengingat ia adalah Bupati Tulungagung periode 2025-2030 yang baru saja memenangkan Pilkada 2024.
Berpasangan dengan Ahmad Baharudin, ia meraih perolehan 50,72 persen suara. Mantan Wakil Bupati Tulungagung periode 2019-2023 sekaligus pengusaha toko bangunan ini juga diketahui sempat berpindah gerbong politik dari PDIP ke Partai Gerindra menjelang pemilihan.
OTT di Tulungagung ini semakin memperpanjang daftar pimpinan daerah yang berurusan dengan hukum pada awal tahun ini.
Sebelumnya, KPK juga telah mengamankan sederet kepala daerah, antara lain Wali Kota Madiun Maidi, Bupati Ponorogo, Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, hingga Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.






Leave a Comment