Diterjang Cuaca Buruk, KM Selebes Karam di Perairan Teluk Bone

ochaapp

No comments

Tintanarasi.com, Sulawesi Tenggara – Kecelakaan laut (laka laut) terjadi di perairan Teluk Bone, wilayah Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Sabtu (14/2/2026).

Kapal motor KM Selebes dilaporkan karam setelah diterjang cuaca buruk disertai angin kencang.

Informasi awal yang diterima menyebutkan, kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Bajoe, Kota Bone, Sulawesi Selatan, dengan tujuan Pelabuhan Boepinang, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana.

Namun dalam perjalanan, sekitar tiga jam dari Pulau Basah Boepinang, kapal mengalami insiden dan tenggelam di perairan Teluk Bone.

Dalam video yang beredar di sejumlah grup internal, termasuk grup Basarnas, terlihat sejumlah penumpang mengapung di atas laut dengan memanfaatkan benda menyerupai gabus atau pelampung darurat untuk bertahan agar tidak tenggelam.

Tak hanya pria dan perempuan dewasa, dalam rekaman tersebut juga tampak anak-anak, bahkan balita yang diperkirakan berusia di bawah lima tahun, ikut berada di tengah laut bersama para penumpang lainnya.

Berdasarkan laporan awal yang disampaikan kepada Direktur Polairud Polda Sulawesi Tenggara, insiden terjadi pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Kapal KM Selebes bertolak dari Pelabuhan Bajoe menuju Pelabuhan Boepinang.

Saat berada di perairan Teluk Bone, sekitar tiga jam pelayaran dari Pulau Basah Boepinang, kapal diduga tidak mampu menghadapi cuaca buruk dan angin kencang hingga akhirnya karam.

Lokasi kejadian berada di perairan Teluk Bone, sekitar tiga jam dari Pulau Basah Boepinang, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana.

Dalam laporan awal tersebut disebutkan tidak ada korban jiwa. Namun proses pendataan dan penanganan lanjutan masih terus dilakukan oleh pihak terkait.

“Demikian laporan awal yang dapat kami laporkan. Perkembangan selanjutnya akan kami laporkan kembali. Terima kasih,” demikian kutipan laporan resmi yang disampaikan kepada jajaran Ditpolairud Polda Sultra.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lanjutan terkait jumlah penumpang maupun kondisi terkini seluruh korban selamat.

Aparat kepolisian perairan bersama unsur terkait masih melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi kejadian.

Share:

Related Post

Leave a Comment