Ruang CCTV Masjid Istiqlal Terbakar Saat Tarawih Perdana

ochaapp

No comments
Foto: Wikipedia

Tintanarasi.com, Jakarta – Suasana khusyuk pelaksanaan salat Tarawih malam pertama Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, sempat diwarnai insiden pada Rabu (18/2/2026).

Sebuah kebakaran dilaporkan terjadi di salah satu ruangan vital masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut, tepat saat ribuan jemaah sedang melangsungkan ibadah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, titik api teridentifikasi berasal dari ruang kendali kamera pengawas atau CCTV yang terletak di dekat akses VVIP Al Malik.

Laporan insiden ini pertama kali masuk ke Command Center Pemadam Kebakaran sekitar pukul 20.13 WIB.

Petugas keamanan masjid yang menyadari adanya kepulan asap segera berlari menuju pos pemadam kebakaran yang bersiaga di lingkungan masjid.

Muhammad Ramdan, petugas Unit Pos Istiqlal, menuturkan bahwa timnya langsung bergerak setelah menerima laporan dari pihak sekuriti sekitar pukul 20.40 WIB (waktu penanganan di lokasi).

“Saat kami tiba, ruangan sudah dipenuhi asap tebal. Masih terlihat satu titik api menyala di bagian bawah perangkat,” ujar Ramdan, dikutip dari liputan6.

Kondisi asap yang pekat memaksa petugas masuk menggunakan alat pelindung diri lengkap serta Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) atau alat bantu pernapasan bertekanan udara.

Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran beserta 36 personel dikerahkan untuk melokalisir api agar tidak merambat ke bangunan utama.

Operasi pemadaman dimulai pukul 20.17 WIB.

Berkat kesigapan petugas, api berhasil dikuasai sepenuhnya pada pukul 20.25 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan dan penyedotan asap hingga situasi dinyatakan hijau atau aman pada pukul 20.37 WIB.

Total waktu penanganan berlangsung sekitar 25 menit.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa sumber api berasal dari perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS) yang berada di dalam ruang server CCTV tersebut.

Guna memastikan penyebab pasti, tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) telah terjun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Meskipun sempat memicu kepanikan kecil di mana beberapa jemaah terlihat keluar dari area masjid saat melihat mobil damkar dan personel PMI bersiaga, secara umum jalannya ibadah salat Tarawih tidak terganggu.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

Di tengah insiden tersebut, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan kesiapan Masjid Istiqlal melayani umat selama bulan suci.

Dalam ceramah tarawih perdananya, ia menekankan posisi Istiqlal sebagai simbol toleransi dan “rumah” bagi semua umat beragama.

“Karena model pengelolaannya yang inklusif, Istiqlal bahkan diundang ke PBB dan dijadikan percontohan untuk pembangunan masjid di Amerika Latin dan Afrika,” ungkap Nasaruddin.

Ia juga menyinggung Terowongan Silaturahim yang menghubungkan Istiqlal dengan Katedral sebagai ikon persaudaraan yang kerap dikunjungi tamu negara.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Masjid Istiqlal telah kembali normal dan kondusif. Aroma sisa kebakaran yang sempat tercium di area lobi perlahan mulai hilang seiring dengan sterilisasi yang dilakukan petugas.

Share:

Related Post

Leave a Comment