Tintanarasi.com, Luwu – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Luwu terus memastikan arah pembangunan daerah berjalan efektif, terarah, dan selaras dengan kemampuan keuangan daerah.
Hal ini ditekankan langsung oleh Kepala Bappelitbangda Luwu, Moch Arsal Arsyad, dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 tingkat kabupaten yang diselenggarakan di Aula Andi Kambo pada Selasa (31/3/2026). Moch Arsal Arsyad menjabarkan betapa krusialnya forum ini dalam menyaring ribuan usulan masyarakat agar menjadi program prioritas yang realistis dan terukur.

Menurutnya, Musrenbang RKPD bukan sekadar forum formal, tetapi ruang strategis untuk menyepakati prioritas pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Melalui forum ini, kami ingin memastikan setiap program yang direncanakan benar-benar berbasis kebutuhan, bukan sekadar keinginan. Di sinilah pentingnya komitmen seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran,” tegas Arsal.
Arsal menjelaskan secara rinci bahwa tahapan perencanaan yang dikawal oleh Bappelitbangda telah bergulir sejak awal tahun 2026, dimulai dengan Musrenbang desa dan kelurahan pada 3 Januari 2026, Forum Konsultasi Publik pada 23 Februari 2026, hingga Musrenbang kecamatan pada 24–27 Februari 2026.

Dari kerja keras di seluruh tahapan tersebut, Bappelitbangda mencatat masuknya 3.275 usulan masyarakat dari berbagai sektor seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga sosial budaya. Usulan tersebut kemudian diverifikasi ketat hingga mengerucut menjadi 536 usulan prioritas.
Selain itu, Bappelitbangda juga mengakomodasi sekitar 1.900 usulan pokok pikiran (pokir) DPRD yang merupakan aspirasi masyarakat dari masing-masing daerah pemilihan. Musrenbang tingkat kabupaten yang diinisiasi oleh Bappelitbangda ini dibuka secara resmi oleh Bupati Luwu.
Dalam arahannya, Bupati mengapresiasi tahapan perencanaan yang ada dan mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi antara dokumen perencanaan seperti RPJMD, RKPD, KUA-PPAS hingga APBD.

Turut hadir dalam perhelatan akbar ini Wakil Bupati Luwu Muhammad Dhevy Bijak Pawindu, Pj Sekretaris Daerah Muhammad Rudi, Ketua DPRD Kabupaten Luwu, unsur Forkopimda, para kepala OPD, dan camat se-Kabupaten Luwu.
Hadir pula Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulawesi Selatan, Muh. Saleh, yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan untuk memastikan sinkronisasi antara kebijakan daerah, provinsi, dan nasional berjalan selaras.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan potensi daerah, acara ini turut dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat indikasi geografis Kopi Arabika Latimojong untuk mendorong nilai tambah komoditas unggulan Luwu.
Di akhir kegiatan, Bappelitbangda bersama Pemerintah Kabupaten Luwu juga memberikan apresiasi kepada perangkat daerah dan kecamatan melalui penyerahan penghargaan dokumen perencanaan terbaik.
Untuk kategori perangkat daerah diberikan kepada Masni (terbaik pertama), Nasrum Naim (terbaik kedua), dan Siti Rachmah (terbaik ketiga).
Sementara untuk kategori kecamatan, penghargaan diraih oleh Amildah Mandraguna dari Kecamatan Bua (terbaik pertama), Rahmad Muchtar dari Kecamatan Suli (terbaik kedua), dan Kartini dari Kecamatan Walenrang (terbaik ketiga).







Leave a Comment