Laga Dramatis di Kansas City: Messi Menggila, Aljazair Tak Berdaya di Matchday 1

Yoda Yuuki

No comments
Foto: Fifa

Tintanarasi.com, Olahraga – Tim Nasional Argentina sukses mengawali kampanye mereka dalam mempertahankan mahkota gelar juara dunia dengan hasil yang sangat memuaskan.

Skuad berjuluk La Albiceleste tersebut menaklukkan perlawanan alot Aljazair dengan skor telak 3-0 dalam laga pembuka Grup J Piala Dunia FIFA 2026™.

Pertandingan penuh tensi ini dilangsungkan di bawah gemerlap cahaya Stadion Kansas City pada Selasa (16/06/2026) waktu setempat.

Bintang utama sekaligus pahlawan dalam pertandingan ini siapa lagi kalau bukan Lionel Messi.

Sang kapten tidak hanya memborong seluruh gol kemenangan alias mencetak hat-trick, namun juga sukses mengukir rekor individu yang sangat bersejarah di kancah sepak bola global.

Pertandingan langsung berjalan dengan ritme sangat cepat sejak menit awal.

Baik Messi maupun pemain sayap Aljazair, Fares Chaibi, sempat mencetak gol yang sayangnya harus dianulir oleh wasit akibat terperangkap offside.

Namun, magis pemain bernomor punggung 10 itu akhirnya tak tertahankan pada menit ke-17.

Usai menguasai bola dari jarak sekitar 30 yard, Messi mengecoh penjagaan lawan dengan cerdik, merangsek maju menembus pertahanan, dan melepaskan tembakan melengkung indah yang gagal dijangkau oleh kiper Aljazair, Luca Zidane.

Sepanjang sisa babak pertama, skuad Rubah Gurun (julukan Timnas Aljazair) mencoba memberikan perlawanan agar sang juara bertahan tidak leluasa mendominasi.

Peluang terbaik Aljazair datang dari Anis Hadj Moussa yang sempat menciptakan ruang tembak, sayang sepakan mendatarnya berbelok arah akibat membentur pemain bertahan sehingga dengan mudah diamankan oleh kiper Emiliano Martinez.

Keunggulan 1-0 untuk Tim Tango bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki paruh kedua, daya gedor lini serang Argentina sama sekali tidak mengendur.

Messi kembali menjadi motor penggerak utama.

Ia sempat mengirimkan ancaman nyata melalui umpan matang kepada Lautaro Martinez yang sayangnya berhasil dipotong oleh Zidane.

Gol kedua Argentina akhirnya tercipta pada menit ke-60.

Berawal dari tembakan keras gelandang Alexis Mac Allister yang gagal ditangkap dengan sempurna oleh Luca Zidane, Messi yang berada di posisi krusial layaknya predator langsung menyambar bola muntah (rebound) tersebut dengan penyelesaian kaki kanan yang sangat tenang.

Pesta kemenangan Argentina akhirnya ditutup dengan manis pada menit ke-76 lewat ciri khas gol melengkung Messi dari luar kotak penalti.

Torehan tiga gol sempurna ini mengantarkan penyerang berusia 38 tahun tersebut duduk sejajar dengan striker legendaris Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah putaran final Piala Dunia dengan total 16 gol.

Menariknya, torehan sensasional ini terjadi tepat dua dekade (20 tahun) setelah penampilan debut sang megabintang di ajang Piala Dunia melawan Serbia dan Montenegro pada edisi 2006 silam di Jerman.

Pertandingan melawan Aljazair ini sekaligus menandai penampilan ke-200 Messi bersama skuad senior Argentina, sebuah pencapaian langka bagi seorang pesepak bola.

Seusai pertandingan, Pelatih Kepala Argentina, Lionel Scaloni, mengaku kehabisan kata-kata untuk mendeskripsikan kaptennya tersebut.

Ia menyebut bahwa selama 20 tahun terakhir, publik sepak bola sudah terlalu sering dimanjakan oleh aksi-aksi brilian Messi yang terus menginspirasi banyak orang.

“Saya sampai kehabisan kata-kata untuk mendeskripsikan Lionel Messi. Selama 20 tahun, dia telah membiasakan kita melihat hal-hal magis seperti ini, dan dia selalu menginspirasi siapa pun yang menontonnya bermain. Tim ini sedang bahagia, dan semoga kami bisa memenangkan laga berikutnya,” puji Lionel Scaloni.

Di kubu lawan, kapten Aljazair, Aissa Mandi, harus berlapang dada mengakui ketangguhan kubu lawan.

Ia memuji efisiensi luar biasa Messi dan menyebutnya sebagai pemain terhebat sepanjang masa yang tak bisa dihentikan, meskipun barisan pertahanan mereka telah mencoba berbagai cara.

“Segala sesuatu yang saya alami saat ini adalah sebuah bonus. Saya merasa sangat beruntung telah berhasil meraih seluruh impian saya, bahkan jauh lebih dari apa yang pernah saya impikan. Sekarang saya hanya ingin menikmati momen ini, menjadi bagian dari skuad yang luar biasa ini, dan bisa menikmatinya di atas lapangan. Ini jauh melampaui apa yang pernah saya bayangkan saat masih kecil,” pungkas Messi tersenyum.

Berkat kemenangan telak ini, Argentina kini mantap memimpin singgasana klasemen sementara Grup J dengan koleksi tiga poin penuh, unggul selisih gol dari Austria yang di pertandingan sebelumnya menang tipis atas Yordania.

Argentina dijadwalkan akan memburu kemenangan kedua mereka dengan menantang Austria pada 22 Juni mendatang, sedangkan Aljazair harus segera bangkit saat bersua Yordania di pertandingan krusial berikutnya.

Share:

Related Post

Leave a Comment